<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sekolah Anak-anak Bukit di Meratus</title>
	<atom:link href="http://pendidikanlayanankhusus.wordpress.com/2008/10/04/sekolah-anak-anak-bukit-di-meratus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pendidikanlayanankhusus.wordpress.com/2008/10/04/sekolah-anak-anak-bukit-di-meratus/</link>
	<description>Pendidikan untuk anak di daerah terpencil atau terbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan/atau mengalami bencana alam, bencana sosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2009 11:40:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Achmad Maulana TE07 [5115072372]</title>
		<link>http://pendidikanlayanankhusus.wordpress.com/2008/10/04/sekolah-anak-anak-bukit-di-meratus/#comment-394</link>
		<dc:creator>Achmad Maulana TE07 [5115072372]</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 19:05:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanlayanankhusus.wordpress.com/?p=34#comment-394</guid>
		<description>Saya sangat bangga dengan ketiga guru yang mengajar di sekolah Desa Hampang Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, mereka memiliki jiwa profesionalisme yang tinggi, bayangkan, mereka harus berjalan sejauh 15KM dengan jalan yang sulit di jangkau. Guru seperti ini yang harus dijadikan contoh bagi guru-guru yang lain. Mereka mengajar dengan sarana dan prasarana yang sangat terbatas tetapi mereka masih tetap semangat dengan kekurangan yang ada.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat bangga dengan ketiga guru yang mengajar di sekolah Desa Hampang Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, mereka memiliki jiwa profesionalisme yang tinggi, bayangkan, mereka harus berjalan sejauh 15KM dengan jalan yang sulit di jangkau. Guru seperti ini yang harus dijadikan contoh bagi guru-guru yang lain. Mereka mengajar dengan sarana dan prasarana yang sangat terbatas tetapi mereka masih tetap semangat dengan kekurangan yang ada.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Fajar B. Zm (5115072380) Elektro '07</title>
		<link>http://pendidikanlayanankhusus.wordpress.com/2008/10/04/sekolah-anak-anak-bukit-di-meratus/#comment-381</link>
		<dc:creator>Fajar B. Zm (5115072380) Elektro '07</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 04:52:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanlayanankhusus.wordpress.com/?p=34#comment-381</guid>
		<description>Suatu kondisi yang mengharukan sekaligus menmbanggakn. Di mana di daerah terpencil sekalipun masih ada system pendidikan yang berjalan walaupun itu masih sanagt kecil dan terbatas. Namun yang patut kita contoh adalah semangat dan kemauan dari mereka untuk menuntut ilmu seperti apa yang kita laklukan walaupun kondisi mereka sangat terbatas dan tidak mendukung. Hal yang dapat diambil pelajaran dari  suatu keadaan di atas adalah bagaimana kita harus menuntut ilmu walaupun berat rintanganya, dan yang kedua adalah pelajaran bagi pemerintah. Bagaiman kinerja pemerintah kenapa masih saja terdapat kasus seperti di kinabalu itu? Bukankah pemerintah telah menganggarkan sekitar 20% APBN nya untuk pendidikan? Jarak dan kondisi alam disana bukanlah alas an utama untuk menyangkalnya. Tapi kurangnya perhatian pemerintah terhadap daerah lain. Pemerinta seharusnya adfal dalam memberikan perhatian kepada daerah-daerah dalam berbagai hal. Terutama pendidikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu kondisi yang mengharukan sekaligus menmbanggakn. Di mana di daerah terpencil sekalipun masih ada system pendidikan yang berjalan walaupun itu masih sanagt kecil dan terbatas. Namun yang patut kita contoh adalah semangat dan kemauan dari mereka untuk menuntut ilmu seperti apa yang kita laklukan walaupun kondisi mereka sangat terbatas dan tidak mendukung. Hal yang dapat diambil pelajaran dari  suatu keadaan di atas adalah bagaimana kita harus menuntut ilmu walaupun berat rintanganya, dan yang kedua adalah pelajaran bagi pemerintah. Bagaiman kinerja pemerintah kenapa masih saja terdapat kasus seperti di kinabalu itu? Bukankah pemerintah telah menganggarkan sekitar 20% APBN nya untuk pendidikan? Jarak dan kondisi alam disana bukanlah alas an utama untuk menyangkalnya. Tapi kurangnya perhatian pemerintah terhadap daerah lain. Pemerinta seharusnya adfal dalam memberikan perhatian kepada daerah-daerah dalam berbagai hal. Terutama pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
