Siswi SMK Jual Siswi SMP, Rp 400.000

Kompas.com. Senin, 10 Maret 2008 | 07:37 WIB

SURABAYA, MINGGU –Jaringan perdagangan pelajar SMP untuk konsumsi lelaki hidung belang yang dilakukan NF, 17, siswi sebuah SMK di kawasan Surabaya Utara, diungkap anggota Reskrim Unit Perlindungan dan Perdagangan Anak (PPA) Polwiltabes Surabaya. IN, 15, siswi sebuah SMP di kawasan Surabaya Selatan yang dijual NF seharga Rp 400.000, ditemukan polisi dalam penggerebekan di Hotel Puspa Asri kamar 301 Jl Kenjeran Surbaya.

Ketika ditemukan, IN yang masih kelas III SMP itu dalam keadaan menangis dan masih mengenakan seragam sekolah warna biru dan kaos merah, sedangkan baju putihnya disimpan di dalam tas. Sementara lelaki berusia sekitar 40-an tahun yang ada di kamar tersebut mengaku sama sekali belum menyentuh korban.

Dalam pengakuan lelaki itu, ia mencoba merayu namun IN menolaknya. Tersangka NF juga turut merayu IN agar mau melayani lelaki tersebut. Namun, sebelum aksi mereka berlanjut, tim Reskrim Polwiltabes sudah menggerebeknya. “Saat kami gerebek, korban terlihat sangat ketakutan,” tutur AKBP Dedi Prasetyo, Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, didampingi Kanit PPA AKP Eusebia Torimtubun, Sabtu (8/3).

Peristiwa penggerebekan itu terjadi Kamis (6/8) lalu. Penyidik kemudian menginterogasi NF di Mapolwiltabes. Ternyata pengakuan gadis yang berdomisili di Banyuurip Kidul itu cukup mengejutkan. Meski usianya masih muda, NF mengaku sudah tiga kali ini menjual pelajar SMP kepada para lelaki hidung belang.

Sebelumnya, pada awal 2007 kemudian pada pertengahan 2007. Sedangkan yang ketiga kali terjadi di Hotel Puspa Asri Jl Kenjeran, namun berhasil digagalkan polisi.

Kepada polisi, NF mengaku harga yang ditetapkan cukup bervariasi, mulai Rp 400.000 sampai Rp 600.000 dalam sekali transaksi. ”Menurut pengakuannya, 50 persen untuk dia dan 50 persennya lagi untuk korban,” tukas AKP Eusebia Torimtubun.

Menurut Sebi, panggilan Eusebia Torimtubun, selain sebagai ‘mami’ cewek-cewek SMP, NF juga sebagai pelaku penjaja cinta kepada lelaki. Kebanyakan, lelaki yang akan dikenalkan kepada gadis-gadis buruannya, adalah lelaki yang lebih dulu pernah kenal dan bercinta dengan dirinya. ”Kami melihat NF ini berasal dari keluarga yang kurang mampu, tapi selalu ingin tampil beda,” jelasnya.

Peristiwa yang nyaris merenggut keperawanan IN itu berawal saat tersangka NF dan korban bolos sekolah. Sebelumnya, korban dengan tersangka sudah saling kenal sekitar dua bulan. NF yang mengambil jurusan akuntansi di sekolahnya itu janjian bertemu IN di Tunjungan Plasa pukul 07.30 WIB, Kamis (6/3). Korban dijanjikan akan dikenalkan dengan teman NF di Kenjeran. Kepada korban, NF mengatakan bahwa lelaki itu suka memberi uang dan mengajak jalan-jalan.

Sekitar pukul 08.00 WIB, tersangka yang sudah kontak dengan seorang lelaki kemudian mengajak IN naik taksi ke Kenjeran. Sesampai di hotel kamar 301, bertemulah NF, IN, dan lelaki itu. Maka mulailah lelaki tersebut merayu, juga dibantu pendekatan oleh NF. ”Ini uang Rp 400.000 dari om ini sudah saya bawa untuk kamu. Nurut sajalah,” rayu NF kepada IN, seperti ditirukan penyidik.

IN yang tak menyangka dipertemukan dengan lelaki di dalam kamar hotel, tentu saja kaget dan mencoba menolak ajakan lelaki itu. Beruntung, sekitar pukul 09.30 WIB itu ada sejumlah polisi tengah menggerebek kemungkinan adanya praktik prostitusi di hotel. Ketika masuk ke kamar 301, polisi menemukan NF, IN, dan lelaki tadi. Merekapun digelandang ke mapolwiltabes untuk diperiksa.

Menurut Sebi, tersangka tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor. Pertimbangannya, tersangka masih di bawah umur dan masih menempuh pendidikan SMK. ”Apalagi sebentar lagi ujian,” katanya. (SURYA/mif)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s